Selasa, 13 November 2012

Elok dan Khasiat Pemandian Air Panas Sungai Janiah yang Penuh Legenda



Elok dan Khasiat Pemandian Air Panas Sungai Janiah yang Penuh Legenda



Sebagai daerah yang memiliki banyak gunung. Tak heran kalau Sumatera Barat juga memiliki banyak tempat-tempat pemandian air panas. Salah satu daerah yang memiliki pemandian air panas adalah di Kabupaten Solok, yaitu pemandian air panas Sungai Janiah. Pemandian air panas sungai janiah terletak di desa Aia Angek Kabupaten Solok. Pemandian ini memiliki dua kolam mandi. Satu dimiliki masyarakat desa dan yang satu lagi dikelola oleh pribadi. Pemandian yang dikelola oleh masyarakat menyerupai tempat - tempat pemandian di desa pada umumnya, yaitu memakai pancuran. Selain pancuran, pemandian ini juga sudah di kolamkan. Sedangkan pemandian yang kedua berbentuk kolam renang. Selain itu juga ada tempat mandinya terpisah antara laki-laki dan perempuan.
Di pemandian yang memiliki kolam renang, agar tidak terlalu panas, maka air kolamnya dicampur dengan air dingin. Sehingga kulit tidak terlalu terkejut ketika masuk kolam ini. Untuk yang lebih panasnya oleh pemilik kolam renang disediakan pancuran di tepi kolam.
Untuk mencapai daerah ini, dari Kota Padang sebelum masuk daerah Kota Solok, di desa yang bernama Aro Talang ada Simpang Tiga.  Masuk ke simpang tersebut sebelah kanan dan berjalan dengan mobil sejauh sekitar 10 km.  Setibanya di desa Aia Angek, kita bisa lihat dua tempat pemandian umum. Masyarakat disana mandi pada malam hari dan pagi hari sebelum subuh. Sebab pada siang hari air akan terasa sangat panas. Sementara kalau malam hari udara yang dingin akan mengurangi rasa panas yang ditimbulkan oleh uap air. Jadi kalau anda berminat untuk mandi di Pemandian Air Panas ini, sebaiknya pergi sore hari dari Padang. Sesampainya di sana hari sudah malam, dan anda bisa langsung mandi.
Kolam pemandian yang dikelola oleh masyarakat setempat tersebut setiap harinya kerap didatangi warga dari berbagai daerah di Sumatera Barat, baik untuk mendapatkan kesegarannya maupun pengobatan. Setiap harinya selalu saja ada yang datang dan mandi serta memanfaatkan kesegaran badan. Rata-rata kalau rombongan menggunakan mobil berukuran sedang maupun dengan sepeda motor.
Untuk bisa menikmati sensasi air hangat dengan maksimal dan berkhasiat untuk kesembuhan di lokasi tersebut, disarankan untuk datang pada waktu subuh dan maupun sore hari. Dua waktu tersebut sangat bagus, karena hawanya dingin, juga sangat bagus untuk pengobatan. Namun jangan datang pada saat siang hari. Biasanya pada siang hari suhu air akan sangat panas. Telur saja bisa masak saat siang hari


Legenda Ikan Sakti Sungai Janiah
Sungai Janiah sudah lama terkenal memiliki legenda “Ikan Sati” atau ikan sakti. Di lokasi yang terletak 3,5 km dari sebuah simpang sebelum Pasar Baso di tepi jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh kini dijadikan objek wisata. Sungai Janiah bukanlah sebuah sungai berair jernih, tapi hanya sebuah kolam ikan di belakang sebuah mesjid yang airnya tidak jernih.
Para pengunjung ada yang kesana untuk melihat ikan-ikan yang meliuk berenang kian-kemari. Penduduk disana tidak ada yang tahu jenis ikan yang rata-rata panjangnya setengah meter hingga yang kecil 10 cm. Ikan-ikan tersebut berwarna gelap, berbadan ramping dan panjang. Orang-orang disana hanya tahu ikan-ikan tersebut sakti dan sudah ada sejak zaman dulu. Penduduk sekitar memiliki legenda bahwa nenek moyang ikan di sana berasal dari seorang anak perempuan. Setidaknya ada dua versi cerita legenda tentang ikan Sungai Janiah. Versi pertama di kutip dari buku sederhana karangan Ketua Seksi Pariwisata Bapak C. Panggulu Basa yang banyak dijual di kedai-kedai kecil di objek wisata Sungai Janiah. Versi kedua menurut tokoh Sungai Janiah, Muchtar Tuanku Sampono.








3 komentar:

  1. mantap..refreshing nya bisa..berobat pun bisa

    BalasHapus
  2. pas banget bawa orangtua tuk berobat dan anak-anak tuk tau history.,,.komplit infonya dah

    BalasHapus
  3. ada ya ternyata wisata alam berupa sungai..sangat memabantu dan menambah pengetahuan

    BalasHapus