RINDANG DAN NYAMANNYA WISATA
ALAM HUTAN KALIBIRU
ALAM HUTAN KALIBIRU
Wisata alam Hutan Kalibiru terletak di Kulonprogo Yogyakarta, pada ketinggian 450 m dpl. Lokasi kawasan
wisata ini berada di sebelah barat Kota Yogyakarta dengan jarak kurang lebih
40 km atau hanya berjarak 10 km dari Kota Wates, Ibukota Kabupaten Kulonprogo.
Wisata Alam ini dibangun atas inisiatif
masyarakat disekitar hutan negara yang berkeinginan agar hutan tersebut tetap
tumbuh hijau, sejuk dan lestari. Pengembangan wisata alam ini tidak lepas dari
proses panjang upaya masyarakat di sekitar hutan dalam memulihkan keadaan hutan
yang dulunya tandus dan gersang.
Pembangunan wisata alam Kalibiru dilakukan
sebagai salah satu bentuk pemanfaatan jasa lingkungan atas dasar Izin
Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan selama 35 tahun (terhitung sejak 14 Pebruari 2008) yang
diperoleh kelompok-kelompok pengelola hutan atas kepercayaaan yang diberikan
oleh Pemerintah kepada masyarakat di sekitar hutan Negara tersebut.
Salah satu daya tarik kawasan wisata alam
ini adalah bentang alamnya yang asri yang merupakan harmonisasi antara hijaunya
hutan dengan hamparan berbukit yang sangat luas dengan pemandangan alamnya yang
sangat indah dan mempesona. Keelokan alam ini semakin menarik ketika terpadukan
dengan suasana masyarakat Desa yang ramah, santun, yang masih kental dengan
rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan, yang masih mempertahankan beraneka
ragam seni budaya tradisional, sehingga mampu menimbulkan rasa tenang dan
nyaman siapa saja yang berkunjung di kawasan wisata alam ini.
Selain hamparan alam yang
sangat mempesona di Hutan Kalibiru ini dapat melakukan kegiatan yang memicu
adrenalin, seperti flying fox yang mempunyai track sepanjang 85 meter dan
fasilitas outbond semakin cocok tempat ini untuk anda jadikan tempat liburan
bersama keluarga ataupun teman. Dan bagi yang hanya ingin sekedar bersantai
menikmati keindahan alam dapat bisa berjalan kaki menuju gardu yang berada
diketinggian, digardu itu dapat menikmati pemandangan lembah, bentangan alam
perbukitan, hamparan hutan yang hijau dan keindahan waduk sermo.
Beberapa kegiatan yang
dapat dilakukan di Wisata Alam Hutan Kemasyarakatan Kalibiru antara lain seperti Outbound Training, Wisata Pedesaan, Wisata
Budaya,
Wisata Pendidikan, Wisata
Keluarga, Wisata Trekking, Wisata
Terapi Alam
dan
lain-lain
Fasilitas
Pendukung
Pengunjung wisata alam Kalibiru ini juga dapat
menikmati sejumlah fasilitas pendukung sebagai berikut :
- Pondok
wisata
Fasilitas
penginapan dengan desain "rumah kampung Jawa" yang dimodifikasi. Di
kawasan ini ada 6 unit fasilitas pondok wisata dengan daya tampung
masing-masing untuk 10-15 orang. Keberadaan pondok ini juga didukung oleh
adanya Homestay (rumah singgah) yang berada di rumah-rumah penduduk sekitar
kawasan.
- Joglo (ruang pertemuan) :
- Joglo (ruang pertemuan) :
Ruang Pertemuan yang ada di kawasan ini disediakan
khusus dalam bentuk “Rumah Joglo” yang masih asli. Jumlahnya ada 3 unit, 2 unit
berlantai keramik, 1 unit berlantai semen, masing-masing memiliki kapasitas
hingga 75 orang.
- Gardu
Pandang
Gardu pandang yang dibangun di atas ketinggian bukit
Menoreh ini bisa menjadi tempat untuk melihat pemandangan alam yang ada di
bawahnya.
- Perpustakaan
Keberadaan perpustakaan ini sangat mendukung kemajuan masyarakat
di sekitar kawasan wisata Kalibiru.
- Flying Fox
Di kawasan Kalibiru terdapat dua lintasan flying fox :
- 1 jalur untuk anak-anak, panjang lintasan 50 m
dengan grade rendah
- 1 jalur untuk dewasa, panjang lintasan 85 m
dengan grade sedang
- Jalur
Trekking
Jalur trekking ini melingkar di sepanjang kawasan. Disamping
untuk kegiatan olahraga dan refreshing, melalui jalur ini kita bisa mengenal
berbagai jenis tanaman hutan. Kegiatan Trekking bisa dilakukan melalui beberapa
jalur alternatif:
- Jalur Dekat (2-3 km) : Merupakan jalur
melingkar dari kawasan hutan melewati beberapa ruas jalan setapak (jalur
merumput) menuju masuk ke pemukiman penduduk dan kembali ke kawasan hutan.
- Jalur Menengah (3-4 km) : Merupakan jalur melingkar dari kawasan hutan melewati beberapa ruas jalan setapak (jalur merumput) lalu menyisir sungai-sungai kecil di kawasan hutan lalu masuk ke pemukiman penduduk dan kembali ke kawasan hutan.
- Jalur Jauh (4-5 km) : Merupakan jalur melingkar
dari kawasan hutan melewati beberapa ruas jalan setapak (jalur merumput) lalu
menyisir sungai-sungai kecil di kawasan hutan lalu masuk ke lokasi Waduk Sermo lalu
melewati jalan utama/masuk ke pemukiman penduduk dan kembali ke kawasan hutan.


lengkaaaap info nya..sangat membantu untuk para pecinta wisata alam hutan...
BalasHapustempat yang cocok bgt untuk menenangkan pikiran...lgkap dengan hiburannya
BalasHapussalah satu tempat rekreasi yang bagus untuk keluarga..two thumps up for this blog
BalasHapus