Selasa, 13 November 2012

RINDANG DAN NYAMANNYA WISATA ALAM HUTAN KALIBIRU



RINDANG DAN NYAMANNYA WISATA

 ALAM HUTAN KALIBIRU




Wisata alam Hutan Kalibiru terletak di Kulonprogo Yogyakarta, pada ketinggian 450 m dpl. Lokasi kawasan wisata ini berada di sebelah barat Kota Yogyakarta dengan jarak kurang lebih 40 km atau hanya berjarak 10 km dari Kota Wates, Ibukota Kabupaten Kulonprogo.
Wisata Alam ini dibangun atas inisiatif masyarakat disekitar hutan negara yang berkeinginan agar hutan tersebut tetap tumbuh hijau, sejuk dan lestari. Pengembangan wisata alam ini tidak lepas dari proses panjang upaya masyarakat di sekitar hutan dalam memulihkan keadaan hutan yang dulunya tandus dan gersang.

Pembangunan wisata alam Kalibiru dilakukan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan jasa lingkungan atas dasar Izin Pemanfaatan Hutan Kemasyarakatan selama 35 tahun  (terhitung sejak 14 Pebruari 2008) yang diperoleh kelompok-kelompok pengelola hutan atas kepercayaaan yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat di sekitar hutan Negara tersebut.
Salah satu daya tarik kawasan wisata alam ini adalah bentang alamnya yang asri yang merupakan harmonisasi antara hijaunya hutan dengan hamparan berbukit yang sangat luas dengan pemandangan alamnya yang sangat indah dan mempesona. Keelokan alam ini semakin menarik ketika terpadukan dengan suasana masyarakat Desa yang ramah, santun, yang masih kental dengan rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan, yang masih mempertahankan beraneka ragam seni budaya tradisional, sehingga mampu menimbulkan rasa tenang dan nyaman siapa saja yang berkunjung di kawasan wisata alam ini.


    Selain hamparan alam yang sangat mempesona di Hutan Kalibiru ini dapat melakukan kegiatan yang memicu adrenalin, seperti flying fox yang mempunyai track sepanjang 85 meter dan fasilitas outbond semakin cocok tempat ini untuk anda jadikan tempat liburan bersama keluarga ataupun teman. Dan bagi yang hanya ingin sekedar bersantai menikmati keindahan alam dapat bisa berjalan kaki menuju gardu yang berada diketinggian, digardu itu dapat menikmati pemandangan lembah, bentangan alam perbukitan, hamparan hutan yang hijau dan keindahan waduk sermo.
Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan di Wisata Alam Hutan Kemasyarakatan Kalibiru antara lain seperti Outbound Training, Wisata Pedesaan, Wisata Budaya, Wisata Pendidikan, Wisata Keluarga, Wisata Trekking, Wisata Terapi Alam dan lain-lain

Fasilitas Pendukung
Pengunjung wisata alam Kalibiru ini juga dapat menikmati sejumlah fasilitas pendukung sebagai berikut :
     -      Pondok wisata
Fasilitas  penginapan dengan desain "rumah kampung Jawa" yang dimodifikasi. Di kawasan ini ada 6 unit fasilitas pondok wisata dengan daya tampung masing-masing untuk 10-15 orang. Keberadaan pondok ini juga didukung oleh adanya Homestay (rumah singgah) yang berada di rumah-rumah penduduk sekitar kawasan. 
-      Joglo (ruang pertemuan) :
Ruang Pertemuan yang ada di kawasan ini disediakan khusus dalam bentuk “Rumah Joglo” yang masih asli. Jumlahnya ada 3 unit, 2 unit berlantai keramik, 1 unit berlantai semen, masing-masing memiliki kapasitas hingga 75 orang.
-      Gardu Pandang
Gardu pandang yang dibangun di atas ketinggian bukit Menoreh ini bisa menjadi tempat untuk melihat pemandangan alam yang ada di bawahnya.
-      Perpustakaan
Keberadaan perpustakaan ini sangat mendukung kemajuan masyarakat di sekitar kawasan wisata Kalibiru.
-      Flying Fox
Di kawasan Kalibiru terdapat dua lintasan flying fox :
  • 1 jalur untuk anak-anak, panjang lintasan 50 m dengan grade rendah
  • 1 jalur untuk dewasa, panjang lintasan 85 m dengan grade sedang
      -      Jalur Trekking
Jalur trekking ini melingkar di sepanjang kawasan. Disamping untuk kegiatan olahraga dan refreshing, melalui jalur ini kita bisa mengenal berbagai jenis tanaman hutan. Kegiatan Trekking bisa dilakukan melalui beberapa jalur alternatif:
  • Jalur Dekat (2-3 km) : Merupakan jalur melingkar dari kawasan hutan melewati beberapa ruas jalan setapak (jalur merumput) menuju masuk ke pemukiman penduduk dan kembali ke kawasan hutan.
  • Jalur Menengah (3-4 km) : Merupakan jalur melingkar dari kawasan hutan melewati beberapa ruas jalan setapak (jalur merumput) lalu menyisir sungai-sungai kecil di kawasan hutan lalu masuk ke pemukiman penduduk dan kembali ke kawasan hutan.
  • Jalur Jauh (4-5 km) : Merupakan jalur melingkar dari kawasan hutan melewati beberapa ruas jalan setapak (jalur merumput) lalu menyisir sungai-sungai kecil di kawasan hutan lalu masuk ke lokasi Waduk Sermo lalu melewati jalan utama/masuk ke pemukiman penduduk dan kembali ke kawasan hutan.

3 komentar:

  1. lengkaaaap info nya..sangat membantu untuk para pecinta wisata alam hutan...

    BalasHapus
  2. tempat yang cocok bgt untuk menenangkan pikiran...lgkap dengan hiburannya

    BalasHapus
  3. salah satu tempat rekreasi yang bagus untuk keluarga..two thumps up for this blog

    BalasHapus